WELCOME to my blog :> Read and enjoy please! gak akan nyesel dah, kalo udah mampir ke blog yang satu ini..Happy Reading guys! Semoga Bermanfaat
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kesatria muda bersemangat baja! bagian 2

Helloo… Berpantun ria dulu yaa :D Pergi ke pasar ditemani Anti, pergi ke pasar untuk asyik berbelanja, Tema quotes kali ini, yaitu Kesatria muda bersemangat baja ;)), quotes ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya, penasaran sm yg sebelumnyaa?? :o 

yang penasaran bisa langsung klik linknyaa Quotes untuk Remaja Bagian 1 Dan sumber dari kata-kata istimewa ini masih sama dr postingan sebelumnya, yoii dari Bang Tere(penulis novel). Baiklaaahh.. langsung saja.. sy berharap teman-teman bisa merenung dan berani mengubah setitik kelemahan untuk menjadi yang lebih baikk:) 


Ø  Jika semua orang menyukai kita, maka itu tidak selalu kabar baik. Jangan-jangan selama ini kita selalu memakai topeng untuk menyenangkan semua orang. Jangan berkecil hati jika ada yang membenci kita, pastikan saja jangan habiskan waktu menanggapi mereka.

*Tere Liye

Ø  Kenapa kita kecewa? Karena kita berharap.

Tidak akan kecewa kalau kita tdk berharap.

--Tere liye

Ø  Janganlah sekali-kali kau membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan orang lain. Menganggap orang lebih bahagia atau kenapa hidup kita begitu nestapa. Kita tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan perjuangkan untuk mencapai kehidupan mereka yang sekarang. Karena itu, bersyukurlah dengan kehidupanmu yang sekarang.

--Tere Liye, novel "Rembulan tenggelam di wajahmu"

Ø  "Dunia orang dewasa tidak selurus dunia anak-anak, yang lima menit bertengkar, lima menit kemudian sudah kembali bermain bersama, Nak. Kau tahu, dunia orang dewasa bagai sebutir bawang merah, berlapis-lapis oleh ego, keras kepala oleh argumen, bertumpuk pembenaran dan hal-hal yang boleh jadi tidak akan kau pahami sekarang.”

*Tere Liye, novel Amelia, rilis Oktober 2013. Hatina

Ø  (I)
Jika ragu-ragu, maka lebih baik urungkan. Jika terlalu yakin hingga ngotot, maksa, berlebihan, maka lebih baik pikirkan ulang.

(II)
Jangan pernah tergesa-gesa, hal buruk ikut menumpang pada urusan tergesa-gesa. Juga jangan pernah menunda-nunda, hal buruk juga ikut menumpang pada urusan yang ditunda-tunda.

(III)
Jangan cemas kehilangan kesempatan, selalu saja akan tersedia kesempatan lebih baik berikutnya. Tapi jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan, hal terbaik mungkin tidak datang dua kali.

Nasehat orang tua ini bisa digunakan dalam berbagai kondisi dan situasi. Selamat mencoba 

--Tere Lije

Ø   “Buat apa kita memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, buat apa kita mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain

Mereka jelas tidak menjalani hidup kita, pun mereka tidak mengerti situasi dan penjelasannya. Jadi lebih baik terus fokus memperbaiki diri sendiri.”

— Tere liye

Ø  Ada seorang sahabat yang memuji sahabat lainnya, maka apa kata Rasul Allah: “Kamu telah memenggal leher temanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sahabat Rasul, Ali, pernah bilang: “Kalau ada yang memuji kamu di hadapanmu, akan lebih baik bila kamu melumuri mulutnya dengan debu, daripada kamu terbuai oleh pujiannya.”

Berhati2lah memuji orang lain. Dan lebih berhati2lah menerima pujian orang lain, hingga gila pujian. Lurus saja, berada di tengah2, lebih simpel dan nyaman.

*Tere Liye

Jumat, 18 Oktober 2013

KETIKA ENGKAU MERINDUKANNYA ...

LAKUKAN HAL INI KETIKA ENGKAU MERINDUKANNYA

Ambillah Wudhu
Tadahkan tanganmu di atas sajadahmu lalu pejamkan matamu dan katakanlah..

YA ALLAH
Hamba sangat merindukannya merindukan kehadirannya

Dia
yang akan menjadi Imam /makmum hamba

Dia
yang akan menjadi pelepas duka dan lara

Dia
yang akan menjadi teman hingga saat terakhir hamba

Dia
yang hatinya di selimuti Ta'at dan taqwa

YA ALLAH
Pertemukanlah kami di sebuah majlis pernikahan tanpa Harus pacaran dan
berdua-duaan..

YA ALLAH
pertemukanlah kami hanya keranaMU

DI ATAS RIDHOMU
AAMIIN

Selamat mencoba


source: shared Islamic Motivation's status 

Uraian Indah dari para punggawa Timnas U19

Inilah Kata-kata mutiara punggawa Timnas U19.

Evan Dimas Darmono : Semua Bisa Dikalahkan, Kecuali Tuhan dan Orang Tua.

Paulo Oktavianus Sitanggang : Yang penting Indonesia bisa menang. Mau dimainkan kapan saja tidak masalah.

Muhammad Hargianto : Dukungan supporter membuat semangat saya meningkat menjadi 2 kai lipat. namun dukungan dari keluargalah yang menjadikan semangat saya meningkat 10 kali lipat.

Muhammad Fatchu Rochman : Saya tak pernah menganggap enteng siapapun lawan saya tapi saya juga tak pernah takut siapapun lawan yang akan saya hadapi. karena yang saya tahu kalau kita ini sama-sama minum air.

Ilham Udin Armaiyn : Saya takan pernah berhenti berlari sebelum pluit akhir berbunyi.

Hansamu Yama Pranata : Tak ada yang perlu di takuti, begitupun dengan tuhan. karena tuhan itu untuk kita taati bukan kita takuti. apalagi hanya sekedar korea, mereka hanya perlu kita hormati bukan untuk kita takuti.

Rafi Murdianto : Bola itu sahabat saya, mangkanya saya selalu memeluk dan menciumnya di setiap pertandingan, dan seorang sahabat takan mungkin menghianati sahabatnya.

Maldini Pali : Tackle sekeras apapun takan membuat saya takut untuk terus berlari..

Muchlis Hadi Ning Syaifulloh : Kalau jadi juara jangan berharap hadiahnya uang, jadi juara itu yang terpenting belajar melawan diri sendiri. karena Nasionalisme adalah pengabdian tanpa pamrih.

Dinan Yahdian Javier : Permainan kami adalah kombinasi dari ikhlas, kerja keras, doa, dan tawakkal

Hendra Sandi Gunawan : Kita melebur menjadi satu bagian yang tak terpisahkan, saling isi kekurangan satu sama lain sehingga menjadi sesuatu yang utuh yang sempurna

Putu Gede Juni Antara : Tim ini memang religius, walau kami punya jalan masing-masing menuju Tuhan. Namun kami tetap berada dalam satu jalan yang sama untuk menerbangkan tinggi Garuda

Selasa, 15 Oktober 2013

Allah tahu betapa istimewanya dirimu

Kupu-kupu tidak akan pernah tahu apa warna sayap mereka.. tapi orang orang tahu betapa indahnya mereka….

Seperti juga dirimu...
Engkau tidak tahu betapa indahnya dirimu.. tapi Allah tahu betapa istimewanya dirimu dalam pandangan-Nya.

Yaitu…
Ketika engkau tunduk dalam syari’at-Nya ridha atas takdir-Nya, tersenyum dalam musibah yang beruntun.. Tegar dalam ujian yang bertubi-tubi… teguh dalam pendirian…

Subhanallah…
Semoga engkau, aku, kita semua termasuk yang terpilih menjadi hamba yang terindah dalam pandangan-Nya.

Aamiin Ya Rabbal'alamiin.

Quotes untuk Remaja Bagian 1

Heloo Readers..

Aku mau berbagi quotes dari Bang Tere Liye(penulis Novel). Quotes yang ku posting kali ini bener-bener ngena banget di aku apalagi buat temen-temen yang lagi menjalani masa remaja sama sepertiku ..kuharap temen2 bisa merenungi lalu mengambil hikmahnya..
Oiya.. buat yang tertarik pengen baca hal yang lebih menarik lainnya dari quotes Bang Tere, bisa langsung kasih jempol lho di FanPagenya https://www.facebook.com/darwistereliye :D

Check this out:]

Ø  Jika ada selembar foto, ada 10 orang foto bareng; maka saat 10 orang tersebut melihat hasilnya, masing-masing akan melihat pose-nya sendiri, dan berkomentar bagus atau tidaknya foto itu berdasarkan pose-nya. Jika dia merasa bagus, maka baguslah seluruh foto itu. Jika tidak, maka tidak baguslah seluruhnya.

Kita terlatih menyimpulkan hal umum berdasarkan situasi masing-masing. Jika menurut situasi kita bagus, maka baguslah semuanya. Jika menurut kita tidak bagus, maka mau sebagus apapun pendapat orang banyak, tetap tidak bagus.

*Tere Liye


Ø  Kita selalu menyimpan sesuatu yang amat berharga; yang hanya akan digunakan dalam situasi paling spesial. 

Nah, bukankah 'hati' kita ini juga amat spesial? Masa' iya, mau digunakan kapanpun, dimanapun, dengan siapapun. Berceceran perasaanya terlihat dimana2. Sama sekali tidak disimpan.

Seharusnya kita simpan kelak, saat waktunya sudah tepat, untuk seseorang yang paling istimewa.

*Tere Liye


Ø  “Kalau memang terlihat rumit, ragu2, kesana-kemari, tidak jelas, plintat-plintut, bikin sebal, sakit hati, lupakanlah. Segera lupakan. Urusan perasaan yg sejati selalu sederhana."

--Tere Liye, novel 'Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah'


Ø  Saya selalu menyarankan ini, jika kalian masih muda, punya banyak waktu luang, tidak memiliki terlalu banyak keterbatasan, maka berkelilinglah melihat dunia. Bawa satu ransel di pundak, berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu desa ke desa lain, dari satu lembah ke lembah lain, pantai, gunung, hutan, padang rumput, dan sebagainya. Menyatu dengan kebiasaan setempat, naik turun angkutan umum, menumpang menginap di rumah-rumah, selasar masjid, penginapan murah meriah, nongkrong di pasar, ngobrol dengan banyak orang, menikmati setiap detik proses tersebut. 

Maka, semoga, pemahaman yang lebih bernilai dibanding pendidikan formal akan datang. Dunia ini bukan sekadar duduk di depan laptop atau HP, lantas terkoneksi dengan jaringan sosial yang sebenarnya semu. Bertemu dengan banyak orang, kebiasaan, akan membuka simpul pengertian yang lebih besar. Karena sejatinya, kebahagiaan, pemahaman, prinsip-prinsip hidup itu ada di dalam hati. Kita lah yang tahu persis apakah kita nyaman, tenteram dengan semua itu. Nah, kalau kalian punya keterbatasan, lakukanlah dalam skala kecil, jarak lebih dekat, dengan pertimbangan keamanan lebih prioritas. Itu sama saja. Lihatlah dunia, pergilah berpetualang, perintah itu ada dalam setiap ajaran luhur.

*Tere Liye